Minggu, 30 November 2008

SeBarkanLAH SALAM...

  • Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Tidak akan masuk syurga engkau semua itu sehingga engkau semua beriman dan tidak akan dinamakan beriman engkau semua itu sehingga engkau semua saling cinta-mencintai. Tidakkah engkau semua suka kalau saya menunjukkan kepadamu semua pada sesuatu yang jikalau engkau semua melakukannya tentu engkau semua akan saling cinta-mencintai? iaitu sebarkanlah salam antara sesamamu semua!" (Riwayat Muslim)

  • Dari Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash radhiallahu 'anhuma bahwasanya ada seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah s.a.w.: "Manakah amalan Islam yang terbaik?" Beliau menjawab: "Iaitu engkau memberikan makanan dan engkau mengucapkan salam kepada orang yang sudah engkau kenal dan orang yang belum engkau kenal." (Muttafaq 'alaih)

  • Allah Ta'ala berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah engkau semua memasuki rumah yang bukan rumah-rumahmu sendiri, sehingga engkau semua meminta izin lebih dulu serta mengucapkan salam kepada ahlinya - yakni orang yang ada di dalamnya." (an- Nur: 27)

  • Allah Ta'ala berfirman lagi: Jikalau engkau semua memasuki rumah, maka ucapkanlah salam kepada dirimu sendiri sebagai penghormatan dari Allah yang diberkahi dan dianggap baik." (an- Nur: 61)

  • Allah Ta'ala berfirman pula: "Jikalau engkau semua diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan - yakni salam – maka jawablah penghormatan - atau salam itu- dengan yang lebih baik daripadanya atau balaslah dengan yang serupa dengannya." (an-Nisa': 86)

Rabu, 26 November 2008

CiNTa Yang tuLuS...

Temukan Cinta Anda

Bila anda tak mencintai pekerjaan anda, maka cintailah orang-orang yang bekerja di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan, pekerjaan pun menjadi menggembirakan. Bila anda tak bisa mencintai rekan-rekan kerja anda, maka cintailah suasana dan gedung kerja anda. Ini mendorong anda untuk berghairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi. Bila toh anda juga tak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pergi dan pulang ke tempat kerja anda. Perjalanan yang menyenangkan menjadi tujuan tampak menyenangkan juga. Namun, bila anda tak menemukan kesenangan di sana, maka cintai apapun yang bisa anda cintai dari kerja anda : tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela. Apa saja. Bila anda tak menemukan yang bisa anda cintai dari pekerjaan anda, maka mengapa anda ada di situ? Tak ada alasan bagi anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang anda cintai, lalu bekerjalah di sana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.

SyukuR Dengan Apa Yang Ada...

Tambahkan Cinta Dan Kurangi Benci

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya. Mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, "Kita pulang saja?". Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, "Bisa minta garam buat kopi saya?" Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya. Si gadis dengan penasaran bertanya, "Kenapa kamu bisa punya kebiasaan seperti ini?" Si pria menjawab, "Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana." Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana , masa kecilnya dan keluarganya. Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua. Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli... betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu! Kopi asin yang ada gunanya... Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya. Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, "Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu ... tentang kopi asin." Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk mengubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apa pun. Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi. Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam? Si gadis pasti menjawab, "Rasanya manis." Kadang Anda merasa Anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat Anda tentang seseorang itu bukan seperti yang Anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi. Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang "garam terasa lebih manis daripada gula."

Senin, 24 November 2008

Renungan buat ibubapa..

Anak-anak adalah amanah dari Allah SWT dan Ia sebahagian dari ujian Allah SWT kepada kita hamba-hambaNYA. Firman Allah SWT : "Sesungguhnya harta benda dan anak-anak kamu itu hanyalah menjadi ujian.Di sisi Allah jualah pahala yang besar." (QS. At-Taghabun, 64 : 15)

Sebagai ujian, Ia akan dipertanggungjawabkan. Orang yang malang ialah orang yang mempunyai banyak anak tetapi anak-anaknya tidak membawa kebaikan kepadanya di akhirat.

Rasulullah SAW diberitakan telah bersabda : "Tahukah engkau siapakah orang yang mandul?

Berkata para sahabat : "Orang yang mandul ialah orang yang tidak mempunyai anak."

Lalu Rasulullah SAW berkata "Orang yang mandul itu ialah orang yang mempunyai banyak anak tetapi anak-anaknya itu tidak memberi manfaat kepadanya sesudah ia meninggal dunia."

Maksud Al-Hadits, ini mungkin disebabkan beberapa kelalaian dalam mendidik anak-anak.

Kelalaian pertama : Kurang berdoa
A. Kurang berdoa semasa mengandung.
Doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa mengandung ialah :
- Saidul (penghulu) Istighfar
- Doa memohon rahmat (QS. Ali Imran, 3 : 8-9)
- Doa memohon zuriat yang baik (QS. Ali Imran, 3 : 38)
- Doa agar anak mengerjakan solat (QS. Ibrahim, 14 : 40-41)

B. Kurang berdoa semasa membesarkan anak.
Doa-doa yang digalakkan diamalkan semasa anak membesar ialah :
- Doa agar anak patuh kepada Allah SWT (QS. Al-Baqarah, 2 : 128)
- Doa diberi zuriat yang menyejukkan hati (QS. Al-Furqan, 25 : 74)
- Doa supaya nama anak membawa kebaikan kepadanya.

Kelalaian kedua : Banyak memberi ajaran tarhib (menakutkan) daripada targhib (dorongan atau motivasi)
Ajaran tarhib antara lain seperti :
- menakutkan anak-anak dengan sekolah.
- menakutkan dengan tempat gelap.
- menakutkan dengan hutan rimba atau bukit bukau.
- menggunakan kekerasan dan paksaan waktu menyuruh anak tidur.

Kelalaian ketiga : Tidak tegas dalam mendidik anak-anak.
- tidak menjadualkan kegiatan harian anak-anak
- terlalu memfokuskan anak-anak kepada sesuatu aktiviti saja tanpa mengerti perasaan mereka.

Kelalaian keempat : Menegur anak secara negatif.
- mengeluarkan kata-kata kasar dan makian kepada anak-anak (terutama sewaktu marah).
- membandingkan anak-anak dengan anak-anak lain.

Kelalaian kelima : Memberi didikan yang tidak seimbang antara jasmani, rohani dan intelektual. Pendidikan intelektual lebih dipentingkan daripada pendidikan rohani. Apabila diberikan pendidikan rohani, pendidikan intelektual biasanya diberikan porsi yang lebih besar. Sehingga tidak terjadi keseimbangan.

Kelalaian keenam : Kurang memberi sentuhan kepada semua anak-anak. Rasulullah kerap dilihat mendukung cucu-cucunya dan mencium mereka. Diriwayatkan oleh Aisyah r.a. : 'Pada suatu hari Rasulullah SAW mencium Al-Hassan atau Al-Hussein bin Ali ra. Ketika itu Aqra bin Habis At-Tamimiy sedang berada di rumah baginda.

Berkata Aqra : "Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh orang anak, tetapi aku belum pernah mencium seorang pun dari mereka."

Rasulullah melihat kepada Aqra kemudian berkata : "Siapa yang tidak mengasihi tidak akan dikasihi."' (Al-Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim)

Kelalaian ketujuh : Penampilan diri yang kurang anggun dan kurang baik.
Orang tua tidak menunjukkan cara berpakaian yang baik dan sesuai syara bila berada di rumah, iaitu berpakaian secara seenaknya atau berpakaian seksi di hadapan anak-anak.

Kelalaian kelapan : Susunan rumah tangga yang tidak baik.
Ini mengakibatkan anak-anak terikut-ikut dengan cara salah seorang dari ibu bapaknya.

Kelalaian kesembilan : Membolehkan orang yang tidak baik perilaku, kesopanan, dan ahlaknya masuk ke dalam rumah kita, baik dari kalangan sahabat sendiri ataupun sahabat anak-anak.
Apabila kelalaian ini terjadi, maka akan memberikan contoh yang tidak baik kepada anak-anak yang sedang dalam pertumbuhan.

Kelalaian kesepuluh : Kurang mengawasi rancangan-rancangan yang ditonton di TV ataupun video.
Pengawasan dalam hal ini adalah penting kerana kebanyakan rancangan dari media ini menonjolkan akhlak yang kurang baik seperti pergaulan bebas lelaki dan perempuan, pakaian yang tidak menepati syara' dan perbualan yang dapat merosak aqidah dan pemikiran anak-anak.

Kelalaian kesebelas : Terlalu bergantung kepada pembantu rumah untuk mendidik anak-anak.
Sebagai ibu bapa kitalah yang akan diminta pertanggungjawaban di akhirat kelak akan anak-anak ini. Oleh itu adalah menjadi satu kepentingan kita untuk berusaha memastikan anak-anak terdidik dengan didikan Islam.

Minggu, 23 November 2008

Mintalah Doa

Surat Cinta Allah

Hayatilah bacaan ini hati anda akan tenang.........

Sabtu, 22 November 2008

" Khutbah Terakhir Nabi Muhammad S.A.W"
*(Khutbah ini disampaikan pada 9hb. Zulhijjah. 10H
Di Lembah Uranah, Gunung Arafah)*

  • Wahai manusia,

dengarlah baik-baik apa yang hendak kukatakan. Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas ini. Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir di sini pada hari ini.

  • Wahai manusia,

sepertimana kamu menganggap bulan ini dan Kota ini sebagai suci, maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapapun agar orang lain tidak menyakiti kamu lagi. Ingatlah bahawa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan di atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba, oleh itu segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar, maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

  • Wahai manusia,

sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu mereka juga mempunyai hak di atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang. Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik, berlemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia. Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

  • Wahai manusia,

dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini, sembahlah Allah, dirikanlah sembahyang lima kali sehari, berpuasalah di bulan Ramadhan dan tunaikan zakat dari harta kekayaan kamu. Kerjakanlah 'Ibadah Haji' sekiranya kamu mampu. Ketahuilah bahawa setiap muslim adalah saudara kepada muslim yang lain. Kamu semua adalah sama, tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam takwa dan beramal soleh.

Ingatlah, bahawa kamu akan mengadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan di atas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh itu awasilah agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

  • Wahai manusia,

tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Al-Quran dan Sunnahku.

Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dariku. Saksikanlah Ya Allah, bahawasanya telah aku sampaikan risalah Mu kepada hamba-hambaMu...

Senin, 17 November 2008

HIKMAT 7 AYAT - Rahsia Ketenangan...

1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap Astagfirullah jika lidah terucap perkataan yang tidak patut
4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
5. Mengucap La haula wala kuwwata illa billah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima musibah.
7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang malam sehingga tak terpisah dari lidahnya. .

Beramallah dengan penuh yakin dan ikhlas,mudah-mudahan KETENANGAN MILIK ANDA...

Minggu, 02 November 2008

Kedamaian


ketenangan boleh menyebabkan seseorang itu bertindak secara rasional, fikir-fikirkanlah...

CERAMAH NADIA

Bidaah...

alhamdulillah.. aku betul2 seronok dengar pak Syeikh ni bagi ceramah..aku teringin bangaat nak jadi anak murid dia..Ya Allah, p'mudahkanlah aku dlm menuntut ilmu. Amiin!